MENGENAL VAKSIN COVID -19
Vaksin

By Admin WEB 08 Mar 2021, 08:39:18 WIB Kesehatan
MENGENAL VAKSIN COVID -19

 

Vaksin sendiri adalah suatu produk yang bekerja menstimulasi sistem imun tubuh agar menghasilkan kekebalan terhadap penyakit tertentu, sehingga penerimanya dapat terlindungi dari penyakit tersebut. Saat ini, vaksinasi masih diprioritaskan untuk nakes. Pasalnya, merekalah yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19 sehingga memiliki risiko tertular yang tinggi.


           Vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan ada bermacam-macam. Ada vaksin yang memanfaatkan virus Corona yang telah dimatikan atau dilemahkan, ada juga vaksin yang memanfaatkan teknologi rekayasa genetika. Salah satu contoh jenis vaksin tersebut adalah vaksin mRNA.

Akhir-akhir ini, sebagian masyarakat mungkin sering mendengar pemberitaan terkait pengembangan vaksin sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi pandemi COVID-19.

Namun, sebagian masyarakat Indonesia mungkin masih belum memahami dan masih bertanya-tanya mengenai efektivitas vaksin dan bagaimana proses pengembangan vaksin sebelum akhirnya dapat digunakan.

Layaknya obat dan vaksin lainnya, pengembangan vaksin COVID-19 harus melalui tiga tahap uji klinis. Setelah memenuhi ketiga tahap uji klinis tersebut dan dinyatakan efektif serta aman digunakan, vaksin COVID-19 baru bisa mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Saat ini, sudah ada vaksin COVID-19 yang memasuki uji klinis tahap III di Indonesia. Penelitian terhadap vaksin COVID-19 tersebut melibatkan 1.620 sukarelawan. Bila riset ini berjalan lancar, vaksin COVID-19 diprediksi dapat tersedia dan digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2022.

Mengawal Tersedianya Vaksin COVID-19

Pemerintah akan terus berupaya untuk mengawasi dan memberikan pembinaan, bimbingan, serta fasilitas guna mendukung pengembangan dan percepatan penyediaan vaksin COVID-19 bagi masyarakat.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dilakukan pemerintah untuk memastikan pengembangan dan produksi vaksin COVID-19 agar dapat berjalan lancar:

1. Pengawasan distribusi vaksin

Salah satu persyaratan dalam pendistribusian vaksin adalah bahwa perusahaan yang mendistribusikan vaksin tersebut harus memiliki izin sebagai Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan dan mendapatkan izin edar yang diterbitkan oleh BPOM.

Ada 2 jenis pengelolaan distribusi vaksin, yaitu pengelolaan distribusi vaksin di PBF dan pengelolaan distribusi vaksin di fasilitas pelayanan kefarmasian.

2. Pengawasan mutu vaksin

Pengawasan mutu dan keamanan vaksin bukan hanya dari proses perizinan, tetapi juga pengawalan dan pengelolaan vaksin terkait penyimpanan dan pengiriman vaksin ke seluruh wilayah Indonesia.

Agar kualitas dan manfaatnya tetap terjaga dan efektif, vaksin idealnya disimpan di tempat bersuhu dingin, yaitu kulkas atau kotak es dengan suhu sekitar 2–8o Celsius atau -15–5o Celsius.

Suhu tempat penyimpanan vaksin tersebut juga harus selalu dijaga selama proses penyimpanan, pengiriman, hingga saat hendak diberikan ke masyarakat.

3. Pengawasan keamanan obat setelah pemasaran (farmakovigilans)

Meski obat atau vaksin telah melalui serangkaian tahapan uji klinis yang ketat, baik dari proses produksi hingga pengawasan mutu sepanjang rantai distribusinya, tetap saja masih ada risiko efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan obat atau vaksin apa pun.

Reaksi efek samping vaksin bisa bersifat ringan, misalnya hanya berupa demam atau nyeri di lokasi suntikan. Namun, pada sebagian orang, reaksi efek samping yang muncul bisa cukup berat, seperti munculnya reaksi anafilaktik.

Oleh karena itu, pemerintah juga melakukan beberapa langkah untuk memantau dan mengevaluasi keamanan vaksin guna memastikan bahwa vaksin tersebut layak digunakan, termasuk oleh kelompok yang rentan, misalnya ibu hamil, anak-anak, atau orang dengan kelainan sistem imun.

Vaksin COVID-19 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menghentikan pandemi COVID-19. Namun, perlu diingat juga bahwa masih dibutuhkan waktu yang cukup lama bagi vaksin COVID-19 untuk bisa digunakan secara luas oleh seluruh masyarakat Indonesia.(SF)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment